Total Productive Maintenance (TPM)

Kenali sistem manajemen yang dapat melibatkan dari BOTTOM  line hingga TOP management, apa itu????

Semua karyawan suatu perusahaan pasti memiliki peran yang penting didalamnya. Alangkah baiknya untuk kemajuan perusahaan semua bersinergi dan berkontribusi. Tentu tidaklah mudah untuk melibatkan semua lapisan karyawan agar satu visi satu misi, untuk itu dibentuklah sistem manajemen untuk mensinergikan semua dengan sistem manajemen TPM (Total Productive maintenance), yaitu sistem manajemen melalui manajemen perawatan mesin dan pemberdayaan operator serta tekhnisi untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Tujuan dari TPM adalah mewujukan ZERO ABCD dan meningkatkan QCDSMPE. Didalam menjalankan TPM diharuskan agar semua itu TOTAL, yaitu total dalam efektivitas, sistem perawatan, partisipasi atau keterlibatan seluruh karyawan mulai dari TOP management hingga BOTTOM line atau karyawan level paling bawah. Untuk implementasi TPM dibutuhkan 8 pillar penggerak yang saling berkaitan, tetapi sebelum menjalankan pillar tersebut harus ada pondasi dasarnya, yaitu 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Dan untuk melihat apakah suatu sistem TPM ini berhasil, dengan pengukuran OPE (Overall Plant Effectivness) dan OEE (Overall Equipment Effectivness). 8 pillar TPM antara lain :

  1. Pillar Autonomous Maintenance
  2. Pillar Planned Maintenance
  3. Pillar Focused Improvement
  4. Pillar Education and Training
  5. Pillar Safety, Health & Environment
  6. Pillar Office TPM
  7. Pillar Quality Maintenance
  8. Pillar Early Equipment Management

 

Keynote :



Leave a Reply