Lean Hospital

Background

Kualitas merupakan hal yang sangat penting untuk semua perusahaan di industri apapun, namun kualitas menjadi jauh lebih penting ketika dihadapkan dengan nyawa manusia. Hal ini yg membuat industri kesehatan menjadi industri yang paling memperhatikan tingkat kualitas pelayanannya (service). Perusahaan besar di industry lain meningkatkan kualitas dari service mereka untuk memenangkan kompetisi dengan competitor. Hanya pelayanan kesehatan yang kualitas dari servicenya berdampak langsung pada kesehatan dan keselamatan pelanggannya, karena kualitas service atau pelayanan yang tidak memenuhi standar minimum akan resiko yang besar terhadap selamat dan tidak selamatnya pasien.

Dari segi biaya yang dikeluarkan penduduk Indonesia, tergolong masih rendah dibandingkan dengan negara di asia pasifik hanya 2.9% dari total GDP dikeluarkan untuk biaya kesehatan rumah sakit. Tetapi biaya pelayanan kesehatan di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Total pengeluaran penduduk Indonesia untuk biaya rumah sakit setiap bulannya sebesar 1 triliun rupiah. Pengeluaran penduduk untuk sector kesehatan akan semakin meningkat, menurut Business Monitor International, sebanyak 12% peningkatan akan terjadi pada lima tahun kedepan.

Semakin banyaknya pengeluaran yang dikeluarkan oleh penduduk Indonesia dan juga pemerintah tidak memastikan adanya peningkatan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Di Indonesia, kesalahan yang terjadi yang beresiko pada kesalamatan pasien tetap saja tinggi.

error in Lean Hospital

Di Amerika, Industri  pelayanan kesehatan tidak hanya tidak aman untuk pasiennya tapi juga untuk pegawainya . pada 2011, satu dari 20 pegawai dari rumah sakit mengalami kecelakaan tidak fatal atau terkena penyakit. Pada tahun 2011, pekerja pada pelayanan kesehatan melaporkan adanya 631.000 kecelakaan kerja dan terkena penyakit yang disebabkan karena pekerjaan mereka.

Tahap operasi di rumah sakit memakan biaya besar tapi juga mempunyai profit yang tinggi, jadi mengefektifkan bagian operasi di rumah sakit akan sangatlah berpengaruh pada profit rumah sakit. Mengurangi waktu 6.5 menit setiap operasi berpotensi untuk meningkatkan pendapatan sebesar 600.000 dollar setiap tahun.

Permasalahan yang membuat banyak waktu yang ada pada saat melakukan operasi adalah banyaknya waktu yang dipakai untuk membersihkan, disinfektan, dan restocking peralatan yang akan digunakan setelah melakukan operasi. Set-up yang lambat akan menyebabkan prosedur yang terlambat, pasien, ahli fisik, dan staff yang frustasi, dan berkurangnya prosedur yang seharusnya dapat dilakukan, yang semua hal berikut akan berujung pada berkurangnya pendapatan rumah sakit.

Lean Hospital

Konsep dan prinsip Lean, berawal dari konsep Lean Manufacturing yang diterapkan di Toyota, sebagai Toyota way. Konsep dan prinsip alur yang dipakai dalam menerapkan Lean di rumah sakit:

  1. Mengidentifikasi nilai dan result yang dibutuhkan melalui perspektif pasien.
  2. Memetakan value stream yang ada pada rumah sakit.
  3. Mengidentifikasi permasalahan, penghambat, pemborosan yang ada pada value stream yang ada.
  4. Mengeleminasi pemasalahan, penghambat dan pemborosan yang ada yang akan menciptakan alur kerja yang tidak terhambat.
  5. Mengimplementasikan solusi yang ada dan memberikan pasien kesempatan untuk menarik nilai dan result yang di inginkan.
  6. Mempertahankan peningkatan yang didapatkan dan melakukan peningkatan yang berkelanjutan.

PQI Consultant – Perusahaan anda tidak hanya dibantu oleh para teknisi, tapi juga oleh konsultan berpengalaman yang bisa membuat sistem perusahaan anda effesien dan effektif.

Step dari Lean Hospital di dasarkan pada continuous improvement dan respect for the people. Continous improvement dilakukan secara keseluruhan dari operator sampai top management. Prinsip respect for people digunakan untuk mendapatkan solusi-solusi langsung dari individu atau team yang mengerjakan tugas atau pekerjaan tersebut agar mendapatkan solusi yang tepat sasaran.

Prinsip dan praktik Lean telah sukses di implementasikan pada proses setiap hari yang digunakan oleh seluruh karyawan dari berbagai institusi pelayanan kesehatan. Prinsip Lean telah diaplikasikan untuk mengeleminasi kesalahan saat melakukan pengobatan. Rumah sakit tersebut memperkirakan hamper sepertiga waktu dari karyawan farmasi dihabiskan untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan tidak lengkapnya, tidak jelasnya urutan pengobatan yang ada, memposisikan pasien pada resiko dan menyebabkan 155,000 dollar per tahun hanya untuk melakukan klarifikasi permasalah dari urutan pengobatan.

Hasil dari aplikasi Lean adalah adanya perubahan terhadap proses pelayanan pada rumah sakit, dengan berkurangnya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pelayanan kesehatan. Yang terpenting dari implementasi lean adalah berkurangnya jumlah pengobatan yang dibiarkan menunggu karena butuhnya klarifikasi lanjutan dari 2% menjadi hanya 0.02%. Permasalahan yang terjadi pada pengobatan paska operasi juga menurun dari 34% menjadi 10% dan juga berkurangnya pengobatan yang tidak jelas paska operasi sebesar 42%. Peningkatan ini juga terjadi pada sector farmasi yang ada di rumah sakit, para staff berfokus pada kegiatan yang mempunyai nilai tambah. Dalam hal administrasi rumah sakit, eleminasi kegiatan yang tidak ada nilai tambahnya pada pasien dapat mengurangi waktu tunggu konsultasi pasien. Pengurangan biaya sebanyak 35% untuk biopsy, berkurangnya waktu tunggu pasien pada ICU sebanyak 31%.

Kesimpulan

Bertambahnya pengeluaran masyarakat Indonesia dan juga pemerintah terhadap sektor kesehatan, harus di support dengan juga pelayanan kesehatan yang juga makin berkualitas. Dengan menggunakan Lean Hospital pada penerapan di rumah sakit akan berdampak tidak hanya pada keuntungan bisnis yang akan diraih, produktifitas dan budaya perusahaan akan jauh lebih maju dan berkembang.

PQI Consultant dengan pengalamannya dalam menerapkan konsep Lean Management pada banyak sector industri, dan untuk Lean Hospital dengan pendekatan spesialisasi pada rumah sakit dengan konsultan dan dokter yang berpengalaman, berdasarkan pada budaya karyawan di Indonesia, PQI Consultant dapat menerapkan Lean Hospital tidak hanya pada permukaannya saja tapi implementasi dapat langsung dirasakan manfaatnya baik pada profit dan juga produktifitas dalam waktu singkat.

Why Lean Hospital:

  1. Meningkatkan hasil pengobatan pada pasien
  2. Meningkatkan tingkat kepuasan pada pasien
  3. mengurangi biaya operasional
  4. Performance Finansial akan lebih kuat dan baik
  5. Keterlibatan karyawan yang lebih besar

Why PQI Consultant:

  1. PQI Consultant yang sudah dipercaya oleh ratusan perusahaan dalam merubah budaya perusahaan tidak hanya secara motivasi yang di bangun dari dalam diri karyawan tapi juga dari sistem perusahaan dibentuk budaya yang memanusiakan manusia, yang dimana dasar dari Lean Hospital.
  2. Banyak perusahaan sudah menjadi client PQI Consultant dalam penerapan TPM dan Toyota Production System, yang dimana Toyota Production System adalah awal mula dari Lean Hospital.
how can we help you?

Contact us at the Consulting WP office nearest to you or submit a business inquiry online.

Training dengan PQI tentang World Class Airport dan ISO 9001:2008, Luar biasa, Top !!

Purwadi
Airport Duty Manager, PT. Angkasa Pura 1

Looking for a First-Class Business Plan Consultant?