PQI Consultant

CARA MENCERDASKAN OPERATOR TANPA MEMBERATKAN

Blog

CARA MENCERDASKAN OPERATOR TANPA MEMBERATKAN

Oleh PQI Consultant
02 Januari 2017
2 menit membaca
CARA MENCERDASKAN OPERATOR TANPA MEMBERATKAN

[vc_row css=”.vc_custom_1452687555475{margin-bottom: 100px !important;}”][vc_column offset=”vc_col-lg-9 vc_col-md-9″ css=”.vc_custom_1452702342137{padding-right: 45px !important;}”][vc_custom_heading source=”post_title” google_fonts=”font_family:ABeeZee%3Aregular%2Citalic|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal” el_class=”no_stripe”][stm_post_details][vc_column_text]Salah satu pillar TPM yaitu Pilar Autonomous Maintenance, atau sering disebut perawatan mandiri. Autonomous Maintenance didalam TPM berfungsi untuk merubah paradigma lama operator yakni “operator yang memakai mesin, tehnisi yang merawat dan memperbaiki, diganti dengan paradigma baru yakni operator yang memakai maka operator juga yang merawat “, jadi operator lebih mandiri dalam merawat mesinnya.

Manfaat AM ialah :

  1. menurunkan downtime peralatan/ mesin
  2. meningkatkan keterlibatan operator dalam pemeliharaan
  3. mengurangi kendala komunikasi dan koordinasi kerja antara bagian produksi dan maintenance
  4. Meningkatkan kualitas melalui upgrade peralatan
  5. Mengurangi short stoppage

Ada 7 langkah untuk implementasi AM :

  1. Initial Cleaning (Pembersihan Awal)
  2. Countermeasure for contamination (Mengatasi sumber kontaminasi dan tempat yang sulit dijangkau)
  3. Initial standard (Membuat standar awal kebersihan dan pemeriksaan)
  4. General Inspection (Melakukan inspeksi Umum)
  5. Automous Inspection (Melakukan Inspeksi mandiri)
  6. Standardization (Standarisasi)
  7. Autonomous Management (Implementasi AM sepenuhnya)

Jadi, Intinya AM ialah aktifitas yang dilakukan oleh operator untuk membuat dan menjaga kondisi mesin, proses yang ada menjadi operasi maksimal dan juga cara untuk membuat menciptakan suasana improvement.

Dengan adanya AM maka dapat mendeteksi adanya hal – hal yang tidak normal dan dapat menghindarkan terjadinya kerusakan (prinsip 1 : 30 : 300).

Ingat selalu peribahasa :

“ FOUR EYES SEE MORE THAN TWO”

   ( empat mata melihat lebih banyak dari dua mata )[/vc_column_text][stm_post_bottom][stm_post_about_author][stm_post_comments][/vc_column][vc_column width=”1/4″ offset=”vc_hidden-sm vc_hidden-xs”][stm_sidebar sidebar=”527″][/vc_column][/vc_row][vc_row full_width=”stretch_row” el_class=”third_bg_color” css=”.vc_custom_1451889219674{margin-bottom: -60px !important;}”][vc_column][vc_cta h2=”Looking for a Public Training from Proven Consultant?” h2_font_container=”font_size:20px|color:%23000000|line_height:24px” h2_use_theme_fonts=”yes” shape=”square” style=”flat” add_button=”right” btn_title=”Contact Us” btn_style=”flat” btn_color=”theme_style_2″ btn_align=”right” btn_i_align=”right” btn_i_icon_fontawesome=”fa fa-chevron-right” use_custom_fonts_h2=”true” btn_button_block=”true” btn_add_icon=”true” el_class=”third_bg_color” css=”.vc_custom_1574130819354{margin-bottom: 0px !important;}” btn_link=”url:https%3A%2F%2Fpqiconsultant.com%2Fcontact-us%2F|title:contact%20us||”][/vc_cta][/vc_column][/vc_row]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top